Selasa, 10 Mei 2016

Kembalinya Adikku



Sudah 2 tahun sejak kejadian itu. Kami pun sudah mulai melupakannya hingga muncullah saat yang tak dapat ku percaya seperti saat ini. Dulu, 2 tahun silam, aku kehilangan adik perempuanku satu-satunya. Dia hilang entah kemana. Sudah berbagai cara dilakukan ayah dan ibu, namun hasilnya tetap nihil, adikku satu-satunya itu tak dapat ditemukan. Saat itu, ayah dan ibu begitu terpukul atas kehilangannya. Mereka sering kali murung dan terlihat kacau, tapi seiring dengan berjalannya waktu, mereka mulai dapat menerima kenyataan bahwa adikku telah pergi, dan kami pun mulai hidup seperti biasa, tanpa adikku tentunya.

Hingga datanglah hari dimana aku tak dapat berkata apa-apa. Sungguh, aku masih belum bisa mempercayainya. Hari ini, dia kembali. Ya, adikku yang telah menghilang selama 2 tahun itu telah kembali ke rumah. Ayah dan ibu begitu bahagia mengetahui hal ini, berbeda denganku yang masih belum dapat mempercayai semua ini. Dia kembali? Tidak mungkin! Jelas-jelas aku telah memotong-motong tubuhnya dan telah ku kuburkan di hutan dengan tanganku sendiri saat aku membawanya bermain di hutan. Kini dia kembali? Mana bisa aku mempercayai ini. Jadi siapakah anak perempuan yang berdiri di depanku ini? Dia menatapku tajam, lalu tersenyum janggal padaku. Tidak, itu bukanlah sebuah senyuman, dia menyeringai.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright (c) 2010 Ida Nuyani. Design by WPThemes Expert

Themes By Buy My Themes And Web Hosting Reviews.