Obesitas atau kegemukan bukan saja melanda orang
dewasa. Statistik menunjukkan bahwa di banyak negeri, obesitas juga melanda
anak-anak sampai taraf yang memprihatinkan. Kurangnya pengetahuan orang-tua
atau pandangan yang mengatakan anak bertubuh gemuk atau gendut adalah anak yang sehat dan menggemaskan dapat memperparah
kondisi ini. Mengapa obesitas atau kelebihan berat badan berbahaya? Lalu
bagaimana mengatasinya?
Obesitas atau kelebihan berat badan dapat
menyebabkan berbagai efek negatif untuk kesehatan. Anak-anak yang masih lugu
tentu tidak memahami bahaya ini. Maka, merupakan tanggung jawab orang-tua
menjaga agar anak mereka tetap sehat. Orang-tua harus mengetahui apa penyebab
obesitas dan bagaimana cara mencegah atau mengatasi masalah obesitas anak.
Akibat Obesitas
Penyakit
yang dapat ditimbulkan akibat obesitas adalah diabetes, darah tinggi, atau penyakit jantung. Penyakit-penyakit yang
dulu dianggap sebagai penyakit usia lanjut dan dewasa, kini dapat dialami pada
anak akibat timbunan lemak, kolesterol dan gula yang terdapat dalam tubuh. Gangguan pernapasan atau asma
berisiko lebih besar dialami anak yang mengalami obesitas.
Selain itu,
anak-anak dengan kelebihan berat badan atau kegemukan juga dapat mengalami
kesulitan bergerak dan terganggu pertumbuhannya karena timbunan lemak yang
berlebihan pada organ-organ tubuh yang seharusnya berkembang. Belum lagi efek
psikologis yang dialami anak, misalnya ejekan dari teman-teman sekelas pada
anak-anak yang telah bersekolah.
Penyebab Obesitas
Beberapa
penyebab obesitas pada anak adalah:
- Faktor genetik
- Makanan cepat saji dan makanan ringan dalam kemasan
- Minuman ringan
- Kurangnya aktivitas fisik

0 komentar:
Posting Komentar