Kamis, 11 Agustus 2016

Obesitas pada Anak



Obesitas atau kegemukan bukan saja melanda orang dewasa. Statistik menunjukkan bahwa di banyak negeri, obesitas juga melanda anak-anak sampai taraf yang memprihatinkan. Kurangnya pengetahuan orang-tua atau pandangan yang mengatakan anak bertubuh gemuk atau gendut adalah anak yang sehat dan menggemaskan dapat memperparah kondisi ini. Mengapa obesitas atau kelebihan berat badan berbahaya? Lalu bagaimana mengatasinya?

Obesitas atau kelebihan berat badan dapat menyebabkan berbagai efek negatif untuk kesehatan. Anak-anak yang masih lugu tentu tidak memahami bahaya ini. Maka, merupakan tanggung jawab orang-tua menjaga agar anak mereka tetap sehat. Orang-tua harus mengetahui apa penyebab obesitas dan bagaimana cara mencegah atau mengatasi masalah obesitas anak.


Akibat Obesitas
Penyakit yang dapat ditimbulkan akibat obesitas adalah diabetes, darah tinggi, atau penyakit jantung. Penyakit-penyakit yang dulu dianggap sebagai penyakit usia lanjut dan dewasa, kini dapat dialami pada anak akibat timbunan lemak, kolesterol dan gula yang terdapat dalam tubuh. Gangguan pernapasan atau asma berisiko lebih besar dialami anak yang mengalami obesitas.
Selain itu, anak-anak dengan kelebihan berat badan atau kegemukan juga dapat mengalami kesulitan bergerak dan terganggu pertumbuhannya karena timbunan lemak yang berlebihan pada organ-organ tubuh yang seharusnya berkembang. Belum lagi efek psikologis yang dialami anak, misalnya ejekan dari teman-teman sekelas pada anak-anak yang telah bersekolah.


Penyebab Obesitas
Beberapa penyebab obesitas pada anak adalah:
  • Faktor genetik
  • Makanan cepat saji dan makanan ringan dalam kemasan
  • Minuman ringan
  • Kurangnya aktivitas fisik

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright (c) 2010 Ida Nuyani. Design by WPThemes Expert

Themes By Buy My Themes And Web Hosting Reviews.